Bidang Leitourgia
Bidang Leitourgia bertanggung jawab penuh dalam merencanakan dan mempersiapkan seluruh rangkaian perayaan Ekaristi agar senantiasa selaras dengan pedoman Kalender Liturgi Gereja Katolik Universal. Tugas ini mencakup pengawasan operasional untuk menjamin setiap misa dan ibadat berjalan dengan khidmat dan minim kendala teknis.
Bidang ini berperan dalam manajemen sumber daya manusia dengan memastikan ketersediaan jumlah petugas yang memadai di setiap jadwal perayaan, serta aktif bersinergi dengan bidang-bidang lain dalam menyelenggarakan perayaan besar atau khusus di tingkat paroki.
Seksi Asisten Imam
Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.



Seksi Lektor
Lektor memiliki tugas utama sebagai petugas yang membacakan petikan Kitab Suci (Bacaan Pertama dan Kedua) dalam perayaan liturgi agar dapat didengar dengan jelas oleh seluruh umat. Di samping itu, seksi ini bertanggung jawab membacakan intensi Doa Umat serta menyampaikan pengumuman-pengumuman penting paroki di akhir misa.
.jpeg?unique=d76c3ae7)
.jpeg?unique=60962efd)

Seksi Misdinar
Misdinar atau putra-putri altar adalah pelayan misa yang bertugas mendampingi Imam dalam berbagai tindakan liturgis di sekitar meja altar. Peran mereka sangat krusial dalam membantu kelancaran prosesi, mulai dari perarakan masuk, persiapan persembahan, hingga bagian penutup perayaan Ekaristi.

.jpeg?unique=ce8cc476)
.jpeg?unique=175a6c52)
Seksi Musik Liturgi
Seksi ini mengoordinasi seluruh aspek musikal dalam ibadat, yang meliputi kelompok paduan suara (koor), dirigen, serta pemain organ (organis). Fokus utamanya adalah memastikan bahwa lagu-lagu yang dipilih sesuai dengan kaidah liturgi.
.jpeg?unique=3cc6067c)
.jpeg?unique=5ffa853d)

Seksi Pemazmur
Seksi Pemazmur memiliki peran khusus untuk melantunkan ayat-ayat Mazmur Tanggapan setelah Bacaan Pertama. Petugas di seksi ini dilatih untuk menyanyikan bagian tersebut dengan teknik yang baik, sehingga umat dapat merenungkan Sabda Tuhan yang baru saja didengar melalui nyanyian doa tersebut.
.jpeg?unique=9423a018)


Seksi Florentina
Seksi Florentina bertanggung jawab atas aspek visual dan estetika ruang gereja melalui seni merangkai bunga dan dekorasi. Penataan yang dilakukan selalu disesuaikan dengan makna teologis dari masa liturgi yang sedang berjalan atau tema perayaan khusus yang sedang diselenggarakan.
.jpeg?unique=2514f823)
.jpeg?unique=c3a7b416)

Seksi Tata Tertib
Seksi ini bertugas mengelola ketertiban dan kenyamanan umat di dalam gereja, mulai dari penyambutan, pengaturan tempat duduk, hingga menjaga kelancaran alur umat saat maju menerima Komuni. Kehadiran seksi ini memastikan suasana ibadat tetap tenang, teratur, dan tidak terganggu oleh kendala mobilitas masa
.jpeg?unique=14a198c5)
.jpeg?unique=df45c631)

Seksi Perlengkapan Liturgi
Seksi ini berfokus pada manajemen logistik dan inventaris peralatan liturgi, mulai dari perawatan piala, sibori, kain altar, hingga pengadaan alat-alat suci lainnya. Pastikan seluruh perangkat yang dibutuhkan untuk keperluan misa selalu tersedia dalam keadaan bersih, layak, dan siap digunakan.
.jpeg?unique=44b27417)
.jpeg?unique=4679bbb1)


Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini mengoordinasi seluruh aspek musikal dalam ibadat, yang meliputi kelompok paduan suara (koor), dirigen, serta pemain organ (organis). Fokus utamanya adalah memastikan bahwa lagu-lagu yang dipilih sesuai dengan kaidah liturgi.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.
Lektor memiliki tugas utama sebagai petugas yang membacakan petikan Kitab Suci (Bacaan Pertama dan Kedua) dalam perayaan liturgi agar dapat didengar dengan jelas oleh seluruh umat. Di samping itu, seksi ini bertanggung jawab membacakan intensi Doa Umat serta menyampaikan pengumuman-pengumuman penting paroki di akhir misa.
Misdinar atau putra-putri altar adalah pelayan misa yang bertugas mendampingi Imam dalam berbagai tindakan liturgis di sekitar meja altar. Peran mereka sangat krusial dalam membantu kelancaran prosesi, mulai dari perarakan masuk, persiapan persembahan, hingga bagian penutup perayaan Ekaristi.
Misdinar atau putra-putri altar adalah pelayan misa yang bertugas mendampingi Imam dalam berbagai tindakan liturgis di sekitar meja altar. Peran mereka sangat krusial dalam membantu kelancaran prosesi, mulai dari perarakan masuk, persiapan persembahan, hingga bagian penutup perayaan Ekaristi.
Bidang Kerygma
Bidang Kerygma bertanggung jawab penuh dalam ___________________
Seksi Bina Iman
Apa itu Bina Iman?
Bina Iman adalah tempat untuk anak-anak menumbuhkan iman Katolik mereka sedari kecil, yang akan dibimbing oleh kakak-kakak pembina dari masing-masing tingkat, dan tentunya setiap tingkat punya metodenya sendiri-sendiri
Bagaimana cara anak untuk bisa bergabung ke BIA/BIL/BIR?
Tentunya setiap Bina Iman punya syarat-syaratnya.
BIA (Bina Iman Anak):
Jika anak ingin mengikuti Bina Iman Anak syaratnya mudah, cukup beragama Katolik, atau orangtuanya beragama Katolik, dan ingin anak mempelajari agama Katolik, disini anak akan diberikan materi sesuai liturgi, namun dengan cara yang lebih menyenangkan untuk anak. Di Bina Iman Anak sendiri ada beberapa kelas dari PG hingga SD Besar (kelas 3-4) yang setiap kelas punya cara pengajarannya masing-masing.
BIL (Bina Iman Lanjutan):
Untuk mengikuti Bina Iman Lanjutan, anak wajib sudah dibaptis, materi akan lebih tentang mendalami pengetahuan seputar Katolik, seperti doa-doa di Katolik. di Bina Iman Lanjutan sendiri biasanya berisikan anak-anak kelas 5-6 SD, lalu berlanjut ke Bina Iman Remaja
BIR (Bina Iman Remaja) - Gabriel Raka Kopong Boli
Untuk bisa mengikuti Bina Iman Remaja, anak wajib sudah Komuni Pertama, dan untuk dari materi anak-anak akan lebih banyak sharing yang nantinya akan disambungkan ke ayat. Untuk Bina Iman Remaja sendiri berisikan anak-anak SMP-SMA.
Lalu bagaimana jika ingin menjadi kakak pembina di Bina Iman?
Tentunya wajib sudah Krisma, dan dari pihak Bina Iman akan ada pembekalan untuk para kakak pembina.
.jpeg?unique=747f9739)

.jpeg?unique=f8888e99)
Seksi Kerasulan Kitab Suci (K2S)
Komisi Kerasulan Kitab Suci merupakan komisi yang bertanggung jawab untuk mengadakan pembekalan atau sosialisasi materi yang berkaitan dengan BKSN (Bulan Kitab Suci Nasional), APP (Aksi Puasa Pembangunan) dan Masa Adven. Hal tersebut dapat menjadi dasar para fasilitator lingkungan untuk mengkomunikasikan materi tersebut kepada anggota lingkungan. Melalui Komisi Kerasulan Kitab Suci, para fasilitator juga dilatih agar dapat membimbing umat melalui sharing materi setiap pertemuan lingkungan yang pada akhirnya membantu umat Paroki St. Laurentius Bandung untuk semakin mengenal Yesus melalui pemahaman Alkitab dan Spiritualitas Kitab Suci melalui program-program yang diadakan seperti Kursus Evangelisasi Pribadi, Bible Cinema, Emmaus Journey, Lomba Kitab Suci di alam terbuka, hingga membagikan pohon ayat Kitab Suci pada saat bulan Kitab Suci.
Program Kerasulan Kitab Suci (K2S)
- Emmaus Journey (Program Spiritualitas Kitab Suci)
Emmaus Journey atau Program Spiritualitas Kitab Suci merupakan program yang diinisiasi oleh Paroki St Laurentius dan Paroki St Petrus Katedral pada tahun 2005 dengan tujuan untuk mengajak peserta agar lebih mengenal Tuhan Yesus melalui firman-firman yang tertulis di Kitab Suci. Dalam kegiatan Emmaus Journey, para peserta akan membaca bacaan harian Kitab Suci untuk dibuatkan sebuah jurnal yang berisi percakapan pribadi dengan Yesus melalui ayat yang menyentuh. Selain itu, para peserta yang terdiri dari 8 sampai dengan 10 orang per kelompoknya dan didampingi oleh 3 fasilitator, akan melakukan kegiatan sharing jurnal serta tugas dari buku pedoman.
- KEP (Kursus Evangelisasi Pribadi)
Kursus Evangelisasi Pribadi atau biasa disingkat KEP, merupakan program pembinaan kerasulan awam yang memiliki misi untuk mewartakan karya keselamatan dan kabar baik serta membantu para peserta untuk mengalami pertumbuhan iman diri sendiri untuk dibagikan kepada sesama. Para peserta Kursus Evangelisasi Pribadi akan mendapatkan pembinaan dari El Shadai BPKPKK Bandung dengan jadwal kursus dilaksanakan seminggu sekali selama 6 bulan. Lulusan KEP pada umumnya akan menjadi aktivis di Paroki.
.jpeg?unique=8c131528)
.jpeg?unique=c36e27dc)
.jpeg?unique=d3fa62b5)
.jpeg?unique=bef983ce)
.jpeg?unique=6e3377c5)

.jpeg?unique=11d83997)

Seksi Pendidikan Anak Katolik
Lorem ipsum



Seksi Sakramen
---
Sub Sie Katakese Anak
Ketua : Okina Oda Sinaga
Anak anak yang sudah berumur 9 tahun sampai 12 tahun yang belum dibaptis dan ingin dibaptis akan mengikuti yang namanya katekese katekumen anak. Katekese katekumen anak adalah proses pembinaan iman yang sistematis dan terstruktur dengan tujuan anak anak dipersiapkan untuk menerima sakramen baptis dan sakramen ekaristi.
Syarat mengikuti katekese katekumen anak ini yaitu anak-anak berusia 9-12 tahun.
Kegiatan katekese katekumen anak dilakukan setiap hari sabtu 15.30 - 16.45 WIB berupa pengajaran ajaran dasar iman, doa, liturgi dan kehidupan kristiani sehari-hari.
Syarat untuk jadi kakak pembina :
Sudah menerima sakramen penguatan
Suka sama anak-anak
Usia diatas 25 tahun atau sudah lulus kuliah
.jpeg?unique=5d62f594)


Sub Sie Katakese Remaja
Katekese Remaja adalah program pendampingan iman bagi kaum muda yang rindu mengenal Kristus dan ingin bergabung menjadi anggota Gereja Katolik melalui Sakramen Baptis. Selama kurang lebih satu tahun, para remaja akan dibimbing setiap hari Sabtu untuk mendalami kekayaan iman mulai dari Kitab Suci, kehidupan doa, hingga makna sakramen-sakramen dalam suasana yang interaktif dan menyenangkan melalui berbagai kegiatan permainan (games).
Syarat Peserta :
Program ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki niat tulus untuk dibaptis. Usia ??
Syarat menjadi kakak pembina:
Usia ?? Bagi umat yang ingin melayani sebagai kakak pembina, kami mengundang pribadi yang memiliki hidup kristiani yang baik serta pemahaman iman yang memadai untuk melayani secara sukarela.
.jpeg?unique=1e33053f)

.jpeg?unique=b32cb6a5)
Sub Sie Katakese Dewasa
Katekese Dewasa merupakan perjalanan iman bagi pribadi berusia di atas 17 tahun yang terpanggil untuk mengenal kasih Tuhan dan menerima Sakramen Baptis dalam Gereja Katolik.
Para katekumen akan menjalani masa pendampingan selama satu tahun yang mencakup pengajaran iman mingguan dan kegiatan rekoleksi untuk memperdalam spiritualitas. Perjalanan berahmat ini akan mencapai puncaknya pada perayaan Malam Paskah, di mana para calon baptis secara resmi diterima menjadi anggota Gereja.
Syarat Peserta :
Calon Baptis usia 17 tahun ke atas
Syarat Pendamping:
Kami juga membuka pintu bagi umat yang memiliki panggilan hati untuk menjadi pendamping tetap—yaitu mereka yang setia dan sukacita dalam membagikan kesaksian iman serta mendampingi para calon baptis secara berkelanjutan dalam peziarahan mereka menuju hidup baru dalam Kristus.
.jpeg?unique=162c79f2)


Sub Sie Katakese Baptis Bayi
---
.jpeg?unique=b4f17acf)
.jpeg?unique=7fa97663)

Sub Sie Perkoma
(Persiapan Komuni Pertama)
Koordinator: Ibu Veronica Junita Husada
Perkoma atau Persiapan Komuni Pertama merupakan rangkaian kegiatan pembinaan iman Katolik yang dirancang khusus bagi anak-anak sebelum mereka menerima Sakramen Ekaristi untuk pertama kalinya. Program ini bertujuan agar anak-anak memahami kehadiran nyata Yesus Kristus dalam rupa roti dan anggur, sehingga mereka dapat menyambut Tubuh Kristus dengan sikap batin yang layak dan penuh syukur.
Ruang Lingkup Kegiatan: Selama masa persiapan, para peserta mengikuti berbagai aktivitas pembekalan iman yang komprehensif, meliputi:
- Pelajaran Katekese: Mengenal pribadi Yesus Kristus, mukjizat-mukjizat-Nya, serta mendalami makna teologis dari perayaan Ekaristi.
- Praktik Doa: Mempelajari dan menghafal doa-doa dasar Gereja Katolik, seperti Doa Bapa Kami dan Salam Maria.
- Liturgi Praktis: Latihan tata gerak dalam Misa, termasuk sikap duduk, berdiri, berlutut, hingga prosedur teknis menerima Komuni yang benar dan hormat.
- Sakramen Tobat: Sebelum menerima Komuni Pertama, anak-anak akan dibimbing untuk menerima Sakramen Tobat (Pengakuan Dosa) agar hati mereka bersih saat menyambut Tuhan.
Keterlibatan Orang Tua: Perkoma menekankan pentingnya peran keluarga sebagai Gereja domestik. Oleh karena itu, orang tua wajib mendampingi proses belajar anak dan menghadiri beberapa sesi pertemuan khusus orang tua. Keterlibatan ini bertujuan agar orang tua dapat menjadi saksi iman utama dalam pertumbuhan rohani anak-anak mereka di rumah.
Ketentuan Pendaftaran Peserta: Bagi umat yang ingin mendaftarkan putra-putrinya dalam program Perkoma, persyaratan yang harus dipenuhi adalah:
- Anak telah dibaptis secara Katolik.
- Berusia minimal 10 tahun atau saat ini duduk di bangku kelas IV Sekolah Dasar (SD).
Peluang Pelayanan (Kakak Pembina): Kami membuka kesempatan bagi kaum muda paroki untuk bergabung menjadi kakak pendamping Perkoma. Persyaratan untuk menjadi pembina adalah berusia antara 17 hingga 35 tahun, sudah dibaptis secara Katolik, memiliki komitmen penuh selama masa kegiatan berlangsung, serta memiliki minat dalam berinteraksi dan mendampingi anak-anak dalam mengenal iman Katolik.



Sub Sie Krisma
Koordinator: Ibu Lucia Maria Lusy Sri Enggawati
Seksi Krisma bertanggung jawab atas persiapan dan pelaksanaan Sakramen Penguatan (Krisma) di paroki. Nama "Krisma" sendiri diambil dari nama minyak suci yang digunakan dalam pengurapan sakramen ini. Sakramen Penguatan merupakan bagian integral dari Sakramen Inisiasi Katolik, yang melengkapi rahmat Sakramen Baptis dan Sakramen Ekaristi. Melalui sakramen ini, umat menerima kepenuhan karunia Roh Kudus yang memperkuat iman agar siap menjadi saksi Kristus dan terlibat aktif dalam pengutusan Gereja di tengah dunia.
Ketentuan dan Persyaratan Peserta: Untuk menerima Sakramen Penguatan, calon peserta di Paroki Santo Laurentius wajib memenuhi kriteria dasar, yaitu telah berusia minimal 14 tahun, telah dibaptis secara Katolik, serta sudah menerima Sakramen Ekaristi (Komuni Pertama). Persyaratan ini ditetapkan untuk memastikan bahwa peserta telah memiliki kedewasaan iman yang cukup untuk memahami tanggung jawab sebagai anggota dewasa dalam Gereja.
Tahapan Persiapan (Katekesis): Sebelum menerima pengurapan oleh Uskup, setiap calon peserta wajib mengikuti rangkaian pembekalan materi atau katekese. Proses ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai makna teologis Sakramen Penguatan serta menyiapkan batin peserta. Fokus utama dari persiapan ini adalah membuka hati terhadap karya Roh Kudus yang akan meneguhkan iman, sehingga peserta benar-benar siap untuk diutus menjadi garam dan terang dunia.
Kualifikasi Pembina (Pendamping): Para pembina atau pendamping Sakramen Penguatan merupakan individu terpilih yang telah menerima Sakramen Penguatan dan menunjukkan komitmen dalam kehidupan menggereja. Kualifikasi pembina mencakup keaktifan dalam organisasi gereja, memiliki rekam jejak perilaku yang baik, serta wajib mengikuti pembekalan materi khusus pendampingan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas pengajaran dan pendampingan iman bagi para calon penerima sakramen.



Seksi Bina Iman
Apa itu Bina Iman?
Bina Iman adalah tempat untuk anak-anak menumbuhkan iman Katolik mereka sedari kecil, yang akan dibimbing oleh kakak-kakak pembina dari masing-masing tingkat, dan tentunya setiap tingkat punya metodenya sendiri-sendiri
Bagaimana cara anak untuk bisa bergabung ke BIA/BIL/BIR?
Tentunya setiap Bina Iman punya syarat-syaratnya.
BIA (Bina Iman Anak):
Jika anak ingin mengikuti Bina Iman Anak syaratnya mudah, cukup beragama Katolik, atau orangtuanya beragama Katolik, dan ingin anak mempelajari agama Katolik, disini anak akan diberikan materi sesuai liturgi, namun dengan cara yang lebih menyenangkan untuk anak. Di Bina Iman Anak sendiri ada beberapa kelas dari PG hingga SD Besar (kelas 3-4) yang setiap kelas punya cara pengajarannya masing-masing.
BIL (Bina Iman Lanjutan):
Untuk mengikuti Bina Iman Lanjutan, anak wajib sudah dibaptis, materi akan lebih tentang mendalami pengetahuan seputar Katolik, seperti doa-doa di Katolik. di Bina Iman Lanjutan sendiri biasanya berisikan anak-anak kelas 5-6 SD, lalu berlanjut ke Bina Iman Remaja
BIR (Bina Iman Remaja) - Gabriel Raka Kopong Boli
Untuk bisa mengikuti Bina Iman Remaja, anak wajib sudah Komuni Pertama, dan untuk dari materi anak-anak akan lebih banyak sharing yang nantinya akan disambungkan ke ayat. Untuk Bina Iman Remaja sendiri berisikan anak-anak SMP-SMA.
Lalu bagaimana jika ingin menjadi kakak pembina di Bina Iman?
Tentunya wajib sudah Krisma, dan dari pihak Bina Iman akan ada pembekalan untuk para kakak pembina.
.jpeg?unique=747f9739)

.jpeg?unique=f8888e99)
Seksi Perkoma (Persiapan Komuni Pertama)
Koordinator: Ibu Veronica Junita Husada
Perkoma atau Persiapan Komuni Pertama merupakan rangkaian kegiatan pembinaan iman Katolik yang dirancang khusus bagi anak-anak sebelum mereka menerima Sakramen Ekaristi untuk pertama kalinya. Program ini bertujuan agar anak-anak memahami kehadiran nyata Yesus Kristus dalam rupa roti dan anggur, sehingga mereka dapat menyambut Tubuh Kristus dengan sikap batin yang layak dan penuh syukur.
Ruang Lingkup Kegiatan: Selama masa persiapan, para peserta mengikuti berbagai aktivitas pembekalan iman yang komprehensif, meliputi:
- Pelajaran Katekese: Mengenal pribadi Yesus Kristus, mukjizat-mukjizat-Nya, serta mendalami makna teologis dari perayaan Ekaristi.
- Praktik Doa: Mempelajari dan menghafal doa-doa dasar Gereja Katolik, seperti Doa Bapa Kami dan Salam Maria.
- Liturgi Praktis: Latihan tata gerak dalam Misa, termasuk sikap duduk, berdiri, berlutut, hingga prosedur teknis menerima Komuni yang benar dan hormat.
- Sakramen Tobat: Sebelum menerima Komuni Pertama, anak-anak akan dibimbing untuk menerima Sakramen Tobat (Pengakuan Dosa) agar hati mereka bersih saat menyambut Tuhan.
Keterlibatan Orang Tua: Perkoma menekankan pentingnya peran keluarga sebagai Gereja domestik. Oleh karena itu, orang tua wajib mendampingi proses belajar anak dan menghadiri beberapa sesi pertemuan khusus orang tua. Keterlibatan ini bertujuan agar orang tua dapat menjadi saksi iman utama dalam pertumbuhan rohani anak-anak mereka di rumah.
Ketentuan Pendaftaran Peserta: Bagi umat yang ingin mendaftarkan putra-putrinya dalam program Perkoma, persyaratan yang harus dipenuhi adalah:
- Anak telah dibaptis secara Katolik.
- Berusia minimal 10 tahun atau saat ini duduk di bangku kelas IV Sekolah Dasar (SD).
Peluang Pelayanan (Kakak Pembina): Kami membuka kesempatan bagi kaum muda paroki untuk bergabung menjadi kakak pendamping Perkoma. Persyaratan untuk menjadi pembina adalah berusia antara 17 hingga 35 tahun, sudah dibaptis secara Katolik, memiliki komitmen penuh selama masa kegiatan berlangsung, serta memiliki minat dalam berinteraksi dan mendampingi anak-anak dalam mengenal iman Katolik.



Seksi Kerasulan Kitab Suci (K2S)
Komisi Kerasulan Kitab Suci merupakan komisi yang bertanggung jawab untuk mengadakan pembekalan atau sosialisasi materi yang berkaitan dengan BKSN (Bulan Kitab Suci Nasional), APP (Aksi Puasa Pembangunan) dan Masa Adven. Hal tersebut dapat menjadi dasar para fasilitator lingkungan untuk mengkomunikasikan materi tersebut kepada anggota lingkungan. Melalui Komisi Kerasulan Kitab Suci, para fasilitator juga dilatih agar dapat membimbing umat melalui sharing materi setiap pertemuan lingkungan yang pada akhirnya membantu umat Paroki St. Laurentius Bandung untuk semakin mengenal Yesus melalui pemahaman Alkitab dan Spiritualitas Kitab Suci melalui program-program yang diadakan seperti Kursus Evangelisasi Pribadi, Bible Cinema, Emmaus Journey, Lomba Kitab Suci di alam terbuka, hingga membagikan pohon ayat Kitab Suci pada saat bulan Kitab Suci.
Program Kerasulan Kitab Suci (K2S)
- Emmaus Journey (Program Spiritualitas Kitab Suci)
Emmaus Journey atau Program Spiritualitas Kitab Suci merupakan program yang diinisiasi oleh Paroki St Laurentius dan Paroki St Petrus Katedral pada tahun 2005 dengan tujuan untuk mengajak peserta agar lebih mengenal Tuhan Yesus melalui firman-firman yang tertulis di Kitab Suci. Dalam kegiatan Emmaus Journey, para peserta akan membaca bacaan harian Kitab Suci untuk dibuatkan sebuah jurnal yang berisi percakapan pribadi dengan Yesus melalui ayat yang menyentuh. Selain itu, para peserta yang terdiri dari 8 sampai dengan 10 orang per kelompoknya dan didampingi oleh 3 fasilitator, akan melakukan kegiatan sharing jurnal serta tugas dari buku pedoman.
- KEP (Kursus Evangelisasi Pribadi)
Kursus Evangelisasi Pribadi atau biasa disingkat KEP, merupakan program pembinaan kerasulan awam yang memiliki misi untuk mewartakan karya keselamatan dan kabar baik serta membantu para peserta untuk mengalami pertumbuhan iman diri sendiri untuk dibagikan kepada sesama. Para peserta Kursus Evangelisasi Pribadi akan mendapatkan pembinaan dari El Shadai BPKPKK Bandung dengan jadwal kursus dilaksanakan seminggu sekali selama 6 bulan. Lulusan KEP pada umumnya akan menjadi aktivis di Paroki.
.jpeg?unique=8c131528)
.jpeg?unique=c36e27dc)
.jpeg?unique=d3fa62b5)
.jpeg?unique=bef983ce)
.jpeg?unique=6e3377c5)

.jpeg?unique=11d83997)

Seksi Tata Tertib
Seksi ini bertugas mengelola ketertiban dan kenyamanan umat di dalam gereja, mulai dari penyambutan, pengaturan tempat duduk, hingga menjaga kelancaran alur umat saat maju menerima Komuni. Kehadiran seksi ini memastikan suasana ibadat tetap tenang, teratur, dan tidak terganggu oleh kendala mobilitas masa
.jpeg?unique=14a198c5)
.jpeg?unique=df45c631)

Seksi Perlengkapan Liturgi
Seksi ini berfokus pada manajemen logistik dan inventaris peralatan liturgi, mulai dari perawatan piala, sibori, kain altar, hingga pengadaan alat-alat suci lainnya. Pastikan seluruh perangkat yang dibutuhkan untuk keperluan misa selalu tersedia dalam keadaan bersih, layak, dan siap digunakan.
.jpeg?unique=44b27417)
.jpeg?unique=4679bbb1)


Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini mengoordinasi seluruh aspek musikal dalam ibadat, yang meliputi kelompok paduan suara (koor), dirigen, serta pemain organ (organis). Fokus utamanya adalah memastikan bahwa lagu-lagu yang dipilih sesuai dengan kaidah liturgi.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.

Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.
Lektor memiliki tugas utama sebagai petugas yang membacakan petikan Kitab Suci (Bacaan Pertama dan Kedua) dalam perayaan liturgi agar dapat didengar dengan jelas oleh seluruh umat. Di samping itu, seksi ini bertanggung jawab membacakan intensi Doa Umat serta menyampaikan pengumuman-pengumuman penting paroki di akhir misa.
Misdinar atau putra-putri altar adalah pelayan misa yang bertugas mendampingi Imam dalam berbagai tindakan liturgis di sekitar meja altar. Peran mereka sangat krusial dalam membantu kelancaran prosesi, mulai dari perarakan masuk, persiapan persembahan, hingga bagian penutup perayaan Ekaristi.
Misdinar atau putra-putri altar adalah pelayan misa yang bertugas mendampingi Imam dalam berbagai tindakan liturgis di sekitar meja altar. Peran mereka sangat krusial dalam membantu kelancaran prosesi, mulai dari perarakan masuk, persiapan persembahan, hingga bagian penutup perayaan Ekaristi.
Bidang Leitourgia
Bidang Leitourgia bertanggung jawab penuh dalam merencanakan dan mempersiapkan seluruh rangkaian perayaan Ekaristi agar senantiasa selaras dengan pedoman Kalender Liturgi Gereja Katolik Universal. Tugas ini mencakup pengawasan operasional untuk menjamin setiap misa dan ibadat berjalan dengan khidmat dan minim kendala teknis.
Bidang ini berperan dalam manajemen sumber daya manusia dengan memastikan ketersediaan jumlah petugas yang memadai di setiap jadwal perayaan, serta aktif bersinergi dengan bidang-bidang lain dalam menyelenggarakan perayaan besar atau khusus di tingkat paroki.
Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.
To be successful your content needs to be useful to your readers.
Start with the customer – find out what they want and give it to them.



Bidang Leitourgia
Bidang Leitourgia bertanggung jawab penuh dalam merencanakan dan mempersiapkan seluruh rangkaian perayaan Ekaristi agar senantiasa selaras dengan pedoman Kalender Liturgi Gereja Katolik Universal. Tugas ini mencakup pengawasan operasional untuk menjamin setiap misa dan ibadat berjalan dengan khidmat dan minim kendala teknis.
Bidang ini berperan dalam manajemen sumber daya manusia dengan memastikan ketersediaan jumlah petugas yang memadai di setiap jadwal perayaan, serta aktif bersinergi dengan bidang-bidang lain dalam menyelenggarakan perayaan besar atau khusus di tingkat paroki.
Seksi Asisten Imam
Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.
Seksi Lektor
Lektor memiliki tugas utama sebagai petugas yang membacakan petikan Kitab Suci (Bacaan Pertama dan Kedua) dalam perayaan liturgi agar dapat didengar dengan jelas oleh seluruh umat. Di samping itu, seksi ini bertanggung jawab membacakan intensi Doa Umat serta menyampaikan pengumuman-pengumuman penting paroki di akhir misa.
Seksi Misdinar
Misdinar atau putra-putri altar adalah pelayan misa yang bertugas mendampingi Imam dalam berbagai tindakan liturgis di sekitar meja altar. Peran mereka sangat krusial dalam membantu kelancaran prosesi, mulai dari perarakan masuk, persiapan persembahan, hingga bagian penutup perayaan Ekaristi.
Seksi Musik Liturgi
Seksi ini mengoordinasi seluruh aspek musikal dalam ibadat, yang meliputi kelompok paduan suara (koor), dirigen, serta pemain organ (organis). Fokus utamanya adalah memastikan bahwa lagu-lagu yang dipilih sesuai dengan kaidah liturgi.
Seksi Pemazmur
Seksi Pemazmur memiliki peran khusus untuk melantunkan ayat-ayat Mazmur Tanggapan setelah Bacaan Pertama. Petugas di seksi ini dilatih untuk menyanyikan bagian tersebut dengan teknik yang baik, sehingga umat dapat merenungkan Sabda Tuhan yang baru saja didengar melalui nyanyian doa tersebut.
Seksi Florentina
Seksi Florentina bertanggung jawab atas aspek visual dan estetika ruang gereja melalui seni merangkai bunga dan dekorasi. Penataan yang dilakukan selalu disesuaikan dengan makna teologis dari masa liturgi yang sedang berjalan atau tema perayaan khusus yang sedang diselenggarakan.
Seksi Tata Tertib
Seksi ini bertugas mengelola ketertiban dan kenyamanan umat di dalam gereja, mulai dari penyambutan, pengaturan tempat duduk, hingga menjaga kelancaran alur umat saat maju menerima Komuni. Kehadiran seksi ini memastikan suasana ibadat tetap tenang, teratur, dan tidak terganggu oleh kendala mobilitas masa
Seksi Perlengkapan Liturgi
Seksi ini berfokus pada manajemen logistik dan inventaris peralatan liturgi, mulai dari perawatan piala, sibori, kain altar, hingga pengadaan alat-alat suci lainnya. Pastikan seluruh perangkat yang dibutuhkan untuk keperluan misa selalu tersedia dalam keadaan bersih, layak, dan siap digunakan.
.
To be successful your content needs to be useful to your readers.
Start with the customer – find out what they want and give it to them.
Start with the customer – find out what they want and give it to them.
Start with the customer – find out what they want and give it to them.



Bidang Leitourgia
Bidang Leitourgia bertanggung jawab penuh dalam merencanakan dan mempersiapkan seluruh rangkaian perayaan Ekaristi agar senantiasa selaras dengan pedoman Kalender Liturgi Gereja Katolik Universal. Tugas ini mencakup pengawasan operasional untuk menjamin setiap misa dan ibadat berjalan dengan khidmat dan minim kendala teknis.
Bidang ini berperan dalam manajemen sumber daya manusia dengan memastikan ketersediaan jumlah petugas yang memadai di setiap jadwal perayaan, serta aktif bersinergi dengan bidang-bidang lain dalam menyelenggarakan perayaan besar atau khusus di tingkat paroki.
Seksi Asisten Imam
Seksi ini terdiri dari umat awam yang diberikan mandat khusus untuk membantu Imam dalam membagikan Komuni Kudus selama perayaan Ekaristi. Selain bertugas di dalam Gereja, para Asisten Imam memiliki tanggung jawab eksternal untuk mengantarkan Sakramen Mahakudus kepada umat yang sedang sakit atau lanjut usia, serta memimpin ibadat kematian bagi umat yang telah meninggal dunia.
Seksi Lektor
Lektor memiliki tugas utama sebagai petugas yang membacakan petikan Kitab Suci (Bacaan Pertama dan Kedua) dalam perayaan liturgi agar dapat didengar dengan jelas oleh seluruh umat. Di samping itu, seksi ini bertanggung jawab membacakan intensi Doa Umat serta menyampaikan pengumuman-pengumuman penting paroki di akhir misa.
Seksi Misdinar
Misdinar atau putra-putri altar adalah pelayan misa yang bertugas mendampingi Imam dalam berbagai tindakan liturgis di sekitar meja altar. Peran mereka sangat krusial dalam membantu kelancaran prosesi, mulai dari perarakan masuk, persiapan persembahan, hingga bagian penutup perayaan Ekaristi.
Seksi Musik Liturgi
Seksi ini mengoordinasi seluruh aspek musikal dalam ibadat, yang meliputi kelompok paduan suara (koor), dirigen, serta pemain organ (organis). Fokus utamanya adalah memastikan bahwa lagu-lagu yang dipilih sesuai dengan kaidah liturgi.
Seksi Pemazmur
Seksi Pemazmur memiliki peran khusus untuk melantunkan ayat-ayat Mazmur Tanggapan setelah Bacaan Pertama. Petugas di seksi ini dilatih untuk menyanyikan bagian tersebut dengan teknik yang baik, sehingga umat dapat merenungkan Sabda Tuhan yang baru saja didengar melalui nyanyian doa tersebut.
Seksi Florentina
Seksi Florentina bertanggung jawab atas aspek visual dan estetika ruang gereja melalui seni merangkai bunga dan dekorasi. Penataan yang dilakukan selalu disesuaikan dengan makna teologis dari masa liturgi yang sedang berjalan atau tema perayaan khusus yang sedang diselenggarakan.
Seksi Tata Tertib
Seksi ini bertugas mengelola ketertiban dan kenyamanan umat di dalam gereja, mulai dari penyambutan, pengaturan tempat duduk, hingga menjaga kelancaran alur umat saat maju menerima Komuni. Kehadiran seksi ini memastikan suasana ibadat tetap tenang, teratur, dan tidak terganggu oleh kendala mobilitas masa
Seksi Perlengkapan Liturgi
Seksi ini berfokus pada manajemen logistik dan inventaris peralatan liturgi, mulai dari perawatan piala, sibori, kain altar, hingga pengadaan alat-alat suci lainnya. Pastikan seluruh perangkat yang dibutuhkan untuk keperluan misa selalu tersedia dalam keadaan bersih, layak, dan siap digunakan.