KOMUNITAS BASIS: TEMPAT LAHIRNYA KEKUDUSAN BAGI SELURUH ORANG BERIMAN

advent-kedua Pendahuluan

Berbicara tentang “Komunitas Basis”, model hidup bersama yang dihidupi oleh Jemaat Kristen Perdana menjadi acuan kita. Jemaat Perdana beranggotakan orang-orang yang dipersatukan karena iman akan Yesus Kristus. Iman akan Yesus Kristus menghidupi dan mewarnai seluruh kehidupan mereka.

 

Panggilan Hidup Kristiani

Yesus Kristus, Sabda yang menjadi manusia – Allah yang hadir dalam hidup manusia, datang membawa Kabar Gembira: menyembuhkan orang yang sakit, memberi makan yang lapar, membebaskan orang dari kerasukan setan, mencari yang hilang, menyelamatkan yang tersesat, merangkul yang tersingkir, mengampuni orang berdosa dan mewartakan pertobatan. Yesus Kristus mengajak semua orang supaya mencintai Allah dan mencintai sesama: menjadi ciptaan yang beriman dan bersaudara. Caranya? Yesus mengatakan,”apa yang engkau kehendaki diperbuat oleh orang lain kepadamu, lakukanlah hal itu pada orang lain. Tetapi apa yang tidak kau kehendaki diperbuat oleh orang lain kepadamu, jangan lakukan itu pada orang lain”.

 

Kekudusan Jemaat Perdana

Jemaat Perdana telah menjadi komunitas. Mereka bukan sekedar kumpulan orang-orang yang mempunyai baptisan yang sama atau kumpulan orang-orang yang mempunyai identitas agama yang sama. Mereka “sama” bukan hanya karena mempunyai “KTP” yang sama. Kebersamaan mereka bukanlah kebersamaan adminstratif dan ritus liturgia, tetapi sungguh kebersamaan dalam seluruh hidup.

Kitab Kisah Para Rasul menuliskan, bahwa komunitas Jemaat Perdana secara rutin berkumpul untuk melaksanakan kegiatan rohani: mendengarkan Sabda Tuhan dan Melaksanakan Perjamuan (baca: Perayaan Ekaristi). Aktifitas mereka tak berhenti hanya pada kegiatan Rohani, tetapi juga berdampak jasmaniah: mereka saling berbagi sehingga tidak ada satupun dari antara mereka yang kekurangan. Setiap orang menanggapi kekurangan sesama secara maksimal dengan memberikan apa yang dia miliki. Komunitas ini menjadi kumpulan orang-orang yang aktif dan partisipatif mengatasi kekurangan sesama. Komunitas Jemaat Perdana membentuk setiap pribadi yang beriman dan berbelaskasih: pribadi yang mengasihi Tuhan dan dan mengasihi sesama.

Mengapa mereka menjadi pribadi yang mencintai Tuhan dan mencintai sesama? Sebab Sabda Tuhan yang rutin mereka dengarkan membuat mereka memahami apa yang menjadi kehendak Tuhan dan Ekaristi yang mereka rayakan dalam liturgi menjadikan mereka menjadi orang-orang yang mau berkorban bagi sesama, bukan mengorbankan sesama. Singkatnya, Jemaat Perdana berjalan dalam jalan terang Sabda Tuhan dan hidup sebagai kabar gembira bagi sesama. Inilah kekudusan Jemaat Perdana.

 

Komunitas Basis: Tempat berproses menjadi kudus

Lawan dari kekudusan adalah kedosaan. Dalam paham ajaran Katolik, dosa adalah kehendak dan perbuatan yang melawan Allah dan merugikan sesama. Dosa merusak relasi dengan Allah dan mencederai relasi insani dengan seluruh ciptaan.

Sebagai insan ciptaan, manusia punya potensi berdosa dan tak pernah sungguh terbebas dari dosa. Manusia sering jatuh dan jatuh lagi dalam kesalahan dan mempertontonkan kelemahan. Kesalahan dan kelemahan yang bertentangan dengan kehendak Allah sendiri. Kita seperti orang sakit yang tidak pernah sungguh-sungguh terbebas dari penyakit. Apa yang menyembuhkan? Pertobatan dan pengampunan Tuhan.

Pertobatan muncul dari kesadaran akan kedosaan, kemudian muncul sikap rendah hati mengakui diri yang berdosa, lalu menunjukkan penyesalan seraya memohon pengampunan. Proses ini bukanlah proses yang hanya terjadi satu kali, tetapi terus menerus.

Untuk sampai pada pertobatan tentu membutuhkan jalan. Ada orang yang lewat kesadarannya sendiri bertobat. Namun tidak semua orang demikian. Banyak orang membutuhkan pihak lain untuk sampai pada pertobatan.

Yang khas dari Jemaat Perdana adalah kebersamaan. Bersama-sama mereka mencari dan mendengarkan kehendak Tuhan lewat membaca Kitab Suci dan Merayakan Ekaristi. Tentu apa yang mereka dengarkan tidak lantas direnungkan sendiri, mereka “sharing” pengalaman duniawi dan rohani. Berbagi pengalaman dengan sesama selalu memperkaya dan mencerahkan individu. Lewat kebersamaan ini, mereka menjadi pribadi-pribadi yang makin beriman dan perduli satu sama lain, menjadi pribadi yang saling mengingatkan dan menyemangati, pribadi terang bagi yang “gelap”.

Inilah tantangan setiap komunitas, yakni menjadi wadah “cura anima”: perawatan dan penyembuhan jiwa-jiwa yang tersesat. Komunitas Basis Jemaat Perdana bukanlah sekedar wadah menyatukan hobby yang sama, tetapi juga tempat “metanoia”, pertobatan.

Pada jaman ini banyak muncul komunitas, karena: hobby, keahlian, suku, status sosial, dll. Komunitas-komunitas ini tidak serta merta dapat disebut sebagai komunitas basis. Mengapa? Sebab komunitas-komunitas itu seringkali hanya dipersatukan dan berbicara tetantang kesamaan yang mempersatukan. Mereka rutin berkumpul hanya karena hobby dan bicara-bertindak sesuai hobby. Juga melakukan bakti sosial. Sangat beraroma duniawi. Mereka memang saling mengenal, tetapi hanya mengenal wajah dan mengetahui nama. Tidak lebih dari itu. Mereka tidak saling tahu dan tidak mau tahu soal hidup rohani yang lain. Urusan “kekudusan” menjadi wilayah yang sangat privat. Jemaat Perdana menjadikan masalah “kekudusan” sebagai tanggungjawab komunal.

 

Penutup

Komunitas Basis Jemaat Perdana, berdasarkan terang Kitab Suci, mereka mengenal hati masing-masing, saling menuntun dan membantu. Kita besyukur bahwa di tengah-tengah Gereja bermunculan komunitas-komunitas basis, dimana para anggotanya dihantar sampai pada kekudusan lewat jalan pertobatan. Berkumpul tidak sekedar untuk bergembira ria atau pesta pora, tetapi sungguh diisi oleh kegiatan rohani dalam terang Kitab Suci yang menghantar pada kekudusan.

 

Oleh :

Pst. Sangker Sihotang, OSC


Copyright Paroki St. Laurentius - Keuskupan Bandung - 2012 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "parokilaurentiusbdg.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial.

Advertisement

Ads Here

No comments.

Leave a Reply

*