“Rumahku” Taman Bacaan “Keluargaku”

UGAF libraryOrang bijak mengatakan, “Membaca Buku Bagaikan Melihat Jendela Dunia.”

 

Sebagai orang tua yang bijak, seyogianya rumah dijadikan sebagai Taman Bacaan. Membaca buku merupakan salah satu cara yang dapat membuat sumber inspirasi menjadi nyata. Buku menjadi benang merah yang menyatukan buah pikiran antara yang tertulis di buku dengan pikiran kita. Jika kita bisa membuat tulisan yang positif, maka kita turut memberi kontribusi kepada orang lain. Ukuran sukses bagi seseorang adalah jika ia mampu memberi kontribusi terhadap sesama.

Pedoman iman Katolik adalah :  Kitab Suci, Syahadat, dan Tradisi. Sebagai umat Kristiani, khususnya umat Katolik, Kitab Suci merupakan “The Way of Life”.

Bagaimana kita mengetahui bahwa Kitab Suci sebagai kitab iman jika kita tidak membacanya. Kitab Suci juga mengajari bagaimana cara berdoa. Salah satu doa yang diajarkan dalam Kitab Suci adalah “Doa yang diajarkan Yesus kepada kita sebagai murid-muridNya” (Mat 6:9-13).

Semuanya telah Allah berikan kepada kita dan hal itu bisa dibaca pada Kitab Suci sebagai “surat cinta” dari Allah Bapa kepada kita. Di dalam Kitab Suci, Allah berbicara, menemui, menghibur, memberi  petunjuk  bagaimana hidup baik dan selamat,  penuh keseimbangan berelasi dengan Roh Kudus.

Bacaan-bacaan yang ada di rumah dapat dijadikan sebagai warisan, manakala buku-buku itu membawa  hal-hal yang positif bagi kehidupan generasi yang akan datang. Buku iman atau pengetahuan dan Buku yang bisa menjadi warisan moral.


Copyright Paroki St. Laurentius - Keuskupan Bandung - 2012 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "parokilaurentiusbdg.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial.

Advertisement

Ads Here

No comments.

Leave a Reply

*