ANAK-ANAK TUHAN

2dab3fddacaf9171bab660767c262a18“Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah   yang empunya  Kerajaan Sorga.” (Mat 19:14)

“Saya bukan pasukan berjalan…pasukan berkuda, pasukan menembak..

Saya tidak menembaki musuh…Tapis aya laskar Kristus

Saya laskar Kristus… Siap grak!!! Saya laskar Kristus… Siap grak!!!

Lalu, siapakah yang dimaksud dengan anak-anak Tuhan itu? Laskar Kristus itu???Aku??? Kamu??? Adam???Abraham??? Oke deh kita bahas aja yuk dari beberapa sumber-sumber terpercaya dan dari beberapa hasil wawancara.

Menurut beberapa hasil wawancara “Siapakah anak-anak Tuhan itu”?  Angel  Siboro salah seorang kaka pembina BIA Laurentius, anak Tuhan itu dilihat berdasarkan kebiasaan yang anak tersebut  tunjukkan sehari-hari yaitu senang berdoa, mendengarkan cerita ketika bina iman di gereja, yang sudah diajarkan di rumah sebagai gereja pertama.  Dimana pendidikan pertama di keluarga sangatlah penting dan krusial, dan BIA adalah wadah yang sangat tepat untuk melanjutkan pendidikan setelah di keluarga tersebut mengingat anak-anak sebagai gereja masa depan. Sedikit berbeda dengan pendapat kak angel, kak dewi (pembina BIA dan PERKOMA) berpendapat bahwa anak-anak Tuhan itu yaitu semua anak yang diijinkan Tuhan tercipta di dunia ini adalah anak Tuhan. Anak yang tinggal di kolong jembatan, atau tinggal di istana, anak yang sehat, anak yang cacat, anak yang  baik sekali sampai anak nakal banget sekalipun, bahkan anak yang dibuang di tempat sampah karena tidak diinginkan orang tuanya lahir kedunia tetapi dia bisa lahir dengan selamat itu adalah anak Tuhan.

Menurutku, anak-anak Tuhan itu adalah anak-anak terang yang membawa perubahan positif bagi lingkungannya. Ada beberapa hal positif yang timbul ketika kita melihat anak-anak terang ini. Misalnya yang dijelaskan dalam Galatia 9:22-23 tentang buah buah roh. Ada damai, sukacita, kelemahlembutan dan beberapa buah-buah roh lainnya. Bisa saja anak tersebut pendiam tapi entah mengapa dekat dengan dia kita merasa damai, sukacita, dan ada yang pendiam lainnya ketika dekat dengan dia kita merasa ngeri atau malah tidak sukacita. Karena itu, Yesus berkata “Lihat dari buah yang dihasilkannya”. Intinya, jangan lihat dari aura, sifat dan fisik tertentu yang membuat dia berbeda. Semua sama aja dengan anak-anak di dunia. Akan tetapi lihat dari buahnya rasa hati yang dia tinggalkan kepada orang di sekitarnya. Wahh…pendapat kaka satu ini lumayan dimengerti yah… sebut saja dia Iranita Sitohang kaka Pembina kurang lebih 3 tahun di BIL Laurentius. Terimakasih kaka-kaka buat pendapat dan penjelasannya.

Anak-anak Tuhan itu, mulai mengenal ajaran tentang Yesus di keluarga, sebagai gereja pertama sebelum mereka bergabung dengan saudara seiman di dalam satu bangunan gereja secara fisik. Memperlihatkan perilaku dan perbuatan-perbuatan yang menghasilkan buah-buah roh ketika mereka berada di lingkungan sekitar mereka dijelaskan dalam  Galatia 9:22-23. Secara simbolis anak-anak Tuhan adalah anak yang sudah menerima sakramen permandian, dimana dia sudah dibersihkan dari dosa asalnya disucikan dari dosa asalnya dan namanya dicatat sebagai anak Allah.

Kemudian bagaimana anak-anak itu bertumbuh agar dia tetap menjadi anak yang dicintai Tuhan dan mencintai Tuhan? Tahap selanjutnya dia akan mulai memasuki proses-proses yang memperkuat imannya diantaranya :

  1. 1.       Mempelajari firman Allah.

Rasul Petrus berkata “Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan (1Petrus 2:2).Menurut-Nya kita harus merindukan firman Allah sehingga kita dapt bertumbuh melalui firman-Nya.

  1. 2.       Menyediakan waktu untuk berdoa.

Dalam 1 Tes 3:10 dikatakan ”Tetaplah berdoa”. 2 Tes 1:11 ” karena itu kami senantiasa tetap berdoa juga untuk kamu, supaya Allah kita menganggap kamu layak bagi panggilan-Nya dan dengan kekuatannya menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik dan menyempurnakan segala pekerjaan imanmu”. Doa penting bagi pertumbuhan orang percaya Melalui doa kita tingkatkan iman dan memperoleh kekuatan untuk taat dan melayani. Ini adalah keharusan yang mutlak dalam kehidupan orang Kristen

  1. Beribadah ke Gereja Secara Teratur

Persekutuan yang sangat indah dengan orang-orang yang telah dikuduskan, dapat dirasakan dan dinikmati sepenuhnya di gereja setempat. Itulah tempat yang ditentukan Allah bagu pujian, penyembahan, dan pelayanan bersama.

  1. Bersaksi

Setelah mengalami kelahiran baru melalui iman dalam Kristus, menerima pengampunan dosa, dan menemukan sukacita dalam pertumbuhan rohani melalui firman, doa, serta persekutuan, Anda harus memiliki kerinduan untuk membangkitakan apa yang Anda dapat dengan sesama.Anugrah kedewasaan rohani akan Anda dapatkan jika Anda setia mempelajari firman Allah, menyediakan waktu untuk berdoa kepada-Nya, bersekutu bersama saudara-saudara dalam Kristus, dan memberitakan anugerah keselamatan-Nya kepada yang tersesat. Tuhan ingin Anda bertumbuh, dan inilah caranya. Anda diberkati Allah ketika ”bertumbuh mulai dari sini”!

SEMANGAT… jadi anak-anak Tuhan yang setia dan selalu berbuah baik. God bless always JJJ

sumber : 

 


Copyright Paroki St. Laurentius - Keuskupan Bandung - 2012 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "parokilaurentiusbdg.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial.

Advertisement

Ads Here

No comments.

Leave a Reply

*