Fire Youth Community

FYCHallo orang-orang muda kesayangan Allah, Shalom!

Selamat Hari Paskah! Halelluya. Tuhan sudah bangkit. KemenanganNya telah membuka mata, hati, dan pikiran kita akan cinta dan kasihNya yang melimpah bagi kehidupan kita. Ada pengorbanan, pengharapan, dan harapan baru…

Lalu, sudahkan kamu berdoa hari ini? Apakah disaat pagi hari? Siang hari? Malam saja kah? Atau ketiganya? Sebenarnya apa sih, alasan kita berdoa dan mengapa kita harus berdoa? Banyak sekali pertanyaan yang timbul mengenai doa. Nah, pada hari senin tanggal 23 Maret 2015 lalu, Ka Yusni dari PD.Borromeus berbaik hati untuk sharing banyak tentang doa. Doa merupakan hal sederhana yang bisa kita lakukan kapanpun, dimanapun, dan dalam situasi apapun.

Lantas apa arti doa ? Sebenarnya ada tertulis loh di Kolose 4:3 ” Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan.” Dari kutipan ayat itu kita bisa tahu bahwa doa itu suatu tahapan awal (membuka pintu) untuk berkomunikasi dengan-Nya. Doa adalah berkomunikasi dan berbicara dengan Kristus; atau sering disebut Duduk, Obrol-obrol dengan Allah (DOA)

Lalu, yang kedua dari Yakobus 5:16 “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Kutipan ayat ini mengatakan bahwa doa adalah untuk saling mangakui kesalahan dan saling mendoakan, karena doa sangat besar kuasanya.

Dalam berdoa, terkadang permohonan yang kita harapkan dan kita minta tidak terwujud sama sekali. Sebab itu, kita tidak boleh merasa lelah dan putus asa, tetapi tetap bertekun dalam doa.

Beberapa hal yang dapat menjadi penghalang dalam berdoa :

  1. Simply, tidak berdoa (Yakobus 4:2). Apabila kita memiliki sesuatu dan berharap akan suatu hal, maka kita haruslah meminta kepadaNya dalam doa. Karena doa sekali lagi adalah sarana kita berkomunikasi dengan Tuhan. Maka berkomunikasilah dengan Tuhan dan mintalah kepada Bapa (1 Tesalonika 5:17).
  2. Salah berdoa (Yakobus 4:3). Ketika meminta sesuatu sebaiknya  permohonan tersebut bukan untuk memuaskan hawa nafsu atau hanya untuk kepentingan diri sendiri, dan atau untuk alasan bermalas-malasan. Misalkan apabila kita berdoa untuk mendapatkan uang tanpa usaha dan bekerja, atau kita meminta mendapatkan pasangan hidup yang kaya raya, dan cakep, malahan kalo bisa bintang film juga J
  3. Dosa adalah penghalang doa (Yesaya 59:1-2). Pada kutipan ayat ini kita diajarkan untuk harus bisa mengetahui dan mengakui akan kesalahan dosa kita dan mohon ampun kepadaNya, makan hati kita siap untuk menerima berkat dari doa permohonan kita.
  4. Kurang peka terhadap seruan dan permohonan orang lain (Amsal 21:13). Berdoa artinya kita membantu menyuarakan permohonan sesama kepada Tuhan. Maka, jadilah peka atas kebutuhan sesama, belajar untuk mendegarkan sesama yang membutuhkan kita. Janganlah kita hanya ingin didengarkan oleh Tuhan, tetapi belajar untuk mendengarkan orang lain juga.
  5. Tidak mengampuni sesama (Markus 11:25). Ayat ini mengajarkan kita untuk mampu mengampuni sesama, menghilangkan segala keganjalan dalam hati terhadap orang lain, agar kita pun mendapat pengampunan dariNya.
  6. Kurang iman (Yakobus 1:6-7). Apabila kita berdoa dan meminta sesuatu, percayalah akan kuasaNya, jangan ada rasa bimbang dan ragu akan kuasaNya. Meminta dengan iman artinya kita benar-benar menyerahkan diri kita kepada Tuhan. Contoh, ketika kita datang ke gereja, kita pusatkan seluruh pikiran dan hati kepada Tuhan, bukan hanya badan saja yang berada di gereja.

Penasaran akan keseruan cerita-cerita lainnya ??? Makanya yuuuk…..datang ke Komsel FYC setiap Senin minggu ke-1 dan ke-3 di Gedung Agustinus dan Persekutuan Doa FYC di minggu ke-2 dan ke-4 di Ruang Agnes, pukul 19:00

Fire Youth Community (FYC) memulai persekutuan doanya di bulan April ini dengan mengajak teman-teman muda untuk memulai hidup dan semangat baru dengan tema “Wishing On The Same Star” (Senin, 13 April 2015). Dan datang juga ya di hari Senin, 27 April 2015 dengan tema yang tidak kalah menariknya, TGIF “Thanks God I’m Free”. Orang muda yang ingin hidupnya berubah menjadi hidup yang lebih baru dan amazing. Please come and join us… Let’s shout joyfull to God sing and praise the glory of His Name! Be there and be blessed!

Oleh: Christine (FYC)

 

 

 

 


Copyright Paroki St. Laurentius - Keuskupan Bandung - 2012 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "parokilaurentiusbdg.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial.

Advertisement

Ads Here

No comments.

Leave a Reply

*