Melayani Dengan Hati – Markus 1:29-39

serviceSeseorang cenderung merasa senang ketika namanya menjadi populer, dikenal dan disanjung oleh banyak orang. Sayangnya kepopuleran itu bisa membuat seseorang menjadi sombong, besar kepala dan lupa diri. Ia akan mabuk dengan pelbagai pujian dan akhirnya tidak dapat mengontrol diri. Popularitas bisa menjadi racun bagi diri sendiri. Karena satu perbuatan keliru dan salah di mata Allah dan sesama, orang tersebut bisa dibenci dan bahkan kehadirannya ditolak sama sekali.

Yesus mulai berkarya dengan menyembuhkan banyak orang. Berita tentang itu tersebar ke mana-mana dan Yesus menjadi populer. Banyak orang berdatangan mencari Dia. Tetapi Yesus menghindar dan mengajak murid-muridNya mencari tempat lain. Ia tidak ingin mendapat sanjungan dan penghormatan yang berlebihan dari orang-orang yang telah disembuhkannya. Dan tindakanNya itu mengingatkan para murid bahwa popularitas yang salah dipahami akan membuat mereka jauh dari Allah

Tugas kerasulan kita adalah hidup dalam pelayanan. Kita yang setia melayani sesama pasti punya tempat dan peranan yang diberikan oleh Gereja. Namun satu hal yang perlu kita hindari adalah godaan untuk memanipulasi karya pelayanan demi kepentingan diri sendiri dan demi popularitas. Jadi layanilah Allah dan sesamamu dengan HATI dan bukannya mencari muka atau mencari nama.

oleh: Pst. Petrus Maman Suparman, OSC


Copyright Paroki St. Laurentius - Keuskupan Bandung - 2012 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "parokilaurentiusbdg.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial.

Advertisement

Ads Here

No comments.

Leave a Reply

*