Cinta pada Tuhan = Menjaga Lingkungan Hidup

IMG_6275(SUMMA #69/Desember 2014) Ada Seksi baru nih, yang tergabung dalam Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Laurentius. Seksi Komunitas Lingkungan Hidup (KLH). Sesuai namanya, Seksi yang diketuai oleh Ibu Peter Eko Sutioso ini merupakan seksi yang memfokuskan diri pada Penghijauan, khususnya penghijauan di LIngkungan seputar Gereja St. Laurentius. Seksi inipun nantinya akan tergabung dalam Bidang Pelayanan Masyarakat yang diketuai oleh Bpk. Methodius Soeroto.

Selasa, 14 Oktober lalu, Seksi KLH berkenan mengundang Pst. Ferry Sutrisna Widjaja, salah satu pendiri Eco Camp. Ruang Christa yang terletak di Lt. 3 Gedung Grha Prakastia pun segera dipenuhi umat yang antusias mendengarkan penjelasan Pst. Ferry mengenai Lingkungan hidup. Tepat Pukul 18.45, acara yang dihadiri sekitar 30 orang ini pun dimulai.

“Menggali Peran Seksi/Komunitas Lingkungan Hidup di Paroki”,  menjadi tajuk bagi acara yang berlangsung selama 2 jam ini. Poin penting yang dibahas adalah mengenai kesadaran umat manusia terhadap lingkungan hidupnya. Prinsip yang perlu diterapkan pada setiap umat Katolik adalah karena cinta kepada Tuhan, maka kita harus menjaga dan merawat bumi ini. Caranya dapat dilakukan dengan peduli dilingkungan rumah masing-masing dan dilingkungan paroki.

Beberapa pertanyaan “menggelitik” yang diajukan oleh Romo Ferry kepada umat Paroki St. Laurentius:

  • Apa yang anda bayangkan mengenai gereja yang anda idam-idamkan?
  • Apakah ada sesuatu mengenai lingkungan gereja yang bersih, sejuk dan hijau?
  • Apakah ada sesuatu mengenai lingkungan gereja yang aman, akrab, hangat dan bersahabat?
  • Apakah ada sesuatu mengenai lingkungan gereja yang hemat listrik dan air?
  • Apakah ada sesuatu mengenai umat gereja yang sadar dan aktif merawat lingkungan hidup?
  • Bagaimana kalau semua itu adalah peran komunitas/seksi lingkungan hidup di paroki?

Tiga faktor yang berhubungan erat dengan lingkungan hidup: alam, kultur (budaya), dan science.

Kepedulian terhadap lingkungan hidup dalam paroki dapat dilakukan dengan kesadaran setiap umatnya. Ada beberapa langkah yang dapat menjadi panduan agar rasa kepedulian lingkungan hidup di paroki dapat terlaksana dengan baik, antara lain:

  • Membentuk tim
  • Menyatukan visi ekologi
  • Mengaudit situasi kini
  • Membuat action plan
  • Melaksanakan bersama umat
  • Mengevaluasi

Peduli lingkungan hidup dapat di bagi menjadi berbagai kemungkinan bidang, antara lain:

  • Taman dan pohon
  • Gaya hidup: reduce, reuse, organic, bersepeda, tumbler, no plastic, no cup
  • Penghematan air
  • Penghematan listrik
  • Transportasi

Pada sesi terakhir, diputar sebuah film singkat yang isinya adalah komentar para astronot yang telah melihat kondisi bumi dari luar angkasa. Kesimpulan yang dapat diambil dari film tersebut adalah kita sebagai manusia harus dapat mencintai dan mengenal diri kita sendiri, dengan demikian kita baru dapat mencintai lingkungan hidup kita.

Suasana selama pertemuan ini sangat antusias, ada interaksi yang bagus antara pembawa acara dengan peserta. Materi yang disampaikan sangat menarik dan memberikan banyak pengetahuan umum yang bermanfaat. Contohnya seperti bisnis carbo dengan perusahaan asing, bisnis sampah organik dan non organik, pengolahan pupuk dari sampah organik, dan lainnya.

Sekitar pukul  20.45, acara pun berakhir. Bapak Budi Pranoto berkenan mengakhiri acara dengan Doa Penutup. Walaupun acara telah usai, masih nampak para peserta yang melakukan sesi tanya-jawab dengan Pst. Ferry. Hal tersebut membuktikan bahwa, para peserta sangat tertarik dengan pertemuan ini. (LZ)

 

 

 


Copyright Paroki St. Laurentius - Keuskupan Bandung - 2012 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "parokilaurentiusbdg.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial.

Advertisement

Ads Here

No comments.

Leave a Reply

*