Hari Raya Salib Suci

Laskar-Krosier(SJB Edisi 37/13-14 Septembers 2014) Banyak teladan yang diberikanYesus kepada kita untuk mengikuti Dia. Namun apakah yang secara khusus harus kita perhatikan, jika kita ingin menjadi serupa denganDia? Hanya Injil dapat memberikan jawaban. Dalam dua hal Yesus dengan tegas mengatakan bahwa kita harus mengikuti Dia. Pertama-tama dalam penganiayaan.“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikuti Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Mat 10:38). Tentu saja, seorang pengikut yang sungguh-sungguh tak boleh mundur karena perlawanan atau penderitaan. “Seorang hamba tidak lebih tinggi daripada tuannya; jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu.” (Yoh 15:20). Turut menderita adalah tahap pertama dari turut bangkit.“Setiap orang yang mau hidup beribadat di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya.”(2Tim 3:12). Jika kita ingin mengikuti Tuhan, manakah cirri khas dari mentalitas Allah Manusia, yang dapat kita teladan? Jawabnya ialah: hokum cinta kasih, cinta kasih kepada Allah dan kepada manusia. Ada satu sifat dari cinta itu yang sangat nyata. Dan berulang kali Yesus telah mengatakan bahwa sifat itulah yang harus kita belajar dari Dia. “Belajarlah kepada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati.” (Mat 11:29). Dalam Lukas 22:27 kita baca: “Siapakah yang lebih besar: yang duduk makan atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengahmu sebagai pelayan.”Tidak mudah bagi manusia zaman ini untuk bersikap rendah hati atau melayani. Sejak kecil kita dilatih supaya menjadi “the champion”, nomor satu, paling depan; meskipun dengan demikian kadang-kadang kita membuat orang lain menderita, sakit hati dankecewa…..

Salib lambang kegagalan, salib lambang kemenangan….

Salib sebuah aib, salib sebuah keindahan…..

”Kami bersembah sujud kepada-Mu, Yesus yang tersalib, sebab dengan salib-Mu Engkau telah menebus dunia.”

Oleh: Pst. A. Bogaartz, OSC


Copyright Paroki St. Laurentius - Keuskupan Bandung - 2012 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "parokilaurentiusbdg.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial.

Advertisement

Ads Here

No comments.

Leave a Reply

*