Zakheus, hari ini Aku harus menumpang di rumahmu..

zaSejak Mita ketahuan mengambil uang orang tuanya, ia tak pernah lagi mendapat kepercayaan. Padahal Mita hanya sekali itu saja melakukannya. Dan uang yang dicurinya sebenarnya tidak begitu besar. Tetapi untuk kejadian-kejadian selanjutnya, Mitalah yang selalu menjadi kambing hitam. Kalau ada sesuatu yang tidak beres, Mitalah yang salah. Ia dianggap tak dapat berbuat baik lagi. Yang dilihat hanyalah kesalahan-kesalahannya saja.

Apabila kita menghubungkan kejadian tadi dengan bacaan Injil hari Minggu ini (H. Minggu Biuasa XXXI), rupanya senada; ada garis yang sama dalam pemikirannya.Zakheus, si pembea itu, di mata orang Yahudi tak mungkin berbuat baik lagi. Ia pemeras rakyat, bersekutu dengan musuh atau penjajah, mencari untung sendiri. Si Mita tadi juga sama; keluarganya tak pernah melihat sesuatu yang baik padanya lagi. Baiklah kita melihat usaha Zakheus yang menghadapi Yesus. Zakheus bertobat dari dosanya. Ia mau memperbaiki kesalahannya. Bahkan ia mau mendermakan separuh harta miliknya dan tak mau lagi merugikan orang lain. Dan bila hal itu terjadi, ia kan mengganti empat kali ganda. Mungkin di zaman kita inipun masih banyak Zakheus yang baru dan Mita yang lain.

Tapi di antara kita tak kurang yang tak bisa melihat kebaikan orang macam Zakheus, menolak bergaul dengannya. Bahkan tak mau tahu, tak mau campur. Namun sikap Yesus lain benar dengan sikap orang Yahudi dalam menanggapi orang seperti Zakheus itu. Yesus mau menerimanya, dan bahkan suka padanya. Buktinya ia mau makan di rumah Zakheus. Yesus senang dengan orang sesat yang kembali. Bahkan ia mencari untuk menyelamatkannya. Yesus datang bukan untuk menghukum dan menghardik orang seperti Zakheus dan Mita, melainkana menyelamatkan. Ia mau menariknya ke jalan yang benar. Kedatangan Yesus adalah alamat keselamatan bagi dunia. “Hari ini telah terjadi keselamatan atas rumah ini, sebab orang ini pun Anak Abraham”, kata Yesus dalam Injil. “Hari ini”: benar-benar sudah ditepati oleh Yesus, sejak kedatangan Yesus ke dunia ini bagi kita semua. Lebih-lebih bagi orang seperti Zakheus dan Mita. Orang yang menyadari kesalahannya dan mau bertobat. Dan makin banyak Zakheus dan Mita yang kembali, makin nyatalah keselamatan yang dibawa oleh Yesus itu.

Pst. Bogaartz, OSC


Copyright Paroki St. Laurentius - Keuskupan Bandung - 2012 All rights reserved. Silakan memakai material yang ada di website ini, tapi harus mencantumkan "parokilaurentiusbdg.org", kecuali pemakaian dokumen Gereja. Tidak diperkenankan untuk memperbanyak sebagian atau seluruh tulisan dari website ini untuk kepentingan komersial.

Advertisement

Ads Here

No comments.

Leave a Reply

*